Keterampilan Sepeda Motor

keterampilan ssm

Didorong perkembangan kemajuan teknologi, Departemen Agama termotivasi dan berkeinginan agar lulusan madrasah aliyah tidak hanya dibekali dengan pendidikan agama dan umum saja, tetapi juga dilengkapi dengan ilmu teknologi, sehingga lulusan madrasah benar-benar mempuan menguasai iptek dan imtak.

Program keterampilan ini dimulai sejak tahun 1991 yang bekerja sama antara Departemen Agama dengan UNDP-UNESCO, untuk tahap pertama didirikan pada 5 Madrasah Aliyah, yaitu MAN 1 Bukittinggi, MAN 2 Medan, MAN 1 Garut, MAN 1 Watambone, dan MAN 1 Jember.  Sedangkan tahap kedua di kembangkan pada 10 madrasah aliyah seluruh Indonesia, dan tahap ketiga di 25 madrasah aliyah.

Kurikulum program keterampilan Service Sepeda Motor antara lain mempelajari; pengetahuan peralatan, pengolahan logam, chassis, motor motor 4 tak dan 2 tak, pemindah tenaga, transmisi, kelistrikan sepeda motor, system pelumas, sistim bahan bakar dan akhiri dengan Praktek Lapangan di dunia usaha.

Kendala yang dihadapi dalam pengembangan keterampilan ini adalah kurang tersedianya sepeda motor automatic untuk praktek. Disamping itu keterampilan ini membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pengadaan spare part dan bahan habis pakai seperti bensin dan pelumas